Jumat, 18 Januari 2019

Optimasi Mesin Pencari (Search Engine Optimization)

Assalamu'alaikum
Alhamdulillah kali ini saya berkesempatan memposting materi mengenai Optimasi Pencari Online (SEO), Berikut materinya, 
Selamat Membaca...
Bagaimana manusia mencari informasi online???
1. Anda membuka mesin pencari online
Lalu, kenapa SEO?
Yaitu menjaring pengunjung berdasarkan "Kata Kunci"
Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritme mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritme pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritme tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut.
Berdasarkan prinsip kerja Page Rank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi seperti Yahoo!atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.
Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. Dalam waktu singkat Google memperoleh reputasi dan kepercayaan dari publik pengguna internet karena berhasil menyajikan hasil pencarian yang berkualitas (tidak dimanipulasi), cepat, dan relevan. PageRank lantas menjadi standar baik bagi mesin pencari lain maupun bagi webmaster yang berusaha agar situs webnya memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil pencarian.
Selain pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin, beberapa orang menjadi figur yang dihargai dan pendapatnya dijadikan acuan seputar bisnis mesin pencari dan SEO.

Danny SullivanSunting

Mantan wartawan LA Times yang mendirikan situs web Search Engine Watch yang aktif menyoroti perkembangan bisnis dan teknologi mesin pencari. Kini dia aktif menulis dan membuat reportase di Search Engine Land.

Matt CuttsSunting

Programmer dan mantan pegawai NSA (National Security Agency) Amerika Serikat yang bergabung dengan Google pada tahun 2001 dan saat ini mengepalai tim penanggulangan spam Google. Selain menjadi karyawan Google, Matt Cutts adalah seorang blogger terkemuka. Artikel-artikel di blognya menjadi rujukan para praktisi SEO dari seluruh dunia, karena blognya sering menjadi sumber pertama setiap informasi mengenai perkembangan teknologi pencarian Google. Matt Cutts sering dianggap sebagai juru bicara tidak resmi Google.

Vannesa FoxSunting

Mantan karyawati Google. Vannesa dikenal di kalangan webmaster sebagai konseptor dan programmer yang mengepalai proyek Google Webmaster Central.
SERP (Search Engine Result Page)
62% menunjukkan halaman pertama yang dicari
38% halaman selanjutnya
Tips agar SEO menakjubkan
1. Isi
    - Konsentrasi pada isi dari Situs
    - Menulis dengan baik, dianjurkan untuk memperbanyak kata kunci
    - Tidak duplicate content atau double content bisa juga dikatakan plagiat
    - Menulis tema yang sedang tren atau sedang hangat di sosial media
2. Nische
    Konten yang akan kita sajikan harus fokus dab berkonsentrasi pada tema yang khusus daripada tema umum.
3. Back link
    Tautan yang datang dari Situs lain ke Situs anda, sering disebut juga dengan inbound link.
4. Bookmarking/social marketing/viral marketing
    Dengan mengenalkan situs melalui jejaring sosial, misalkan feedback.
5. Offline
    Menggunakan situs melalui iklan, baik itu di media cetak seperti Koran, media elektronik seperti televisi, radio dan media iklan offline lainnya.


1 komentar: